Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sosok dan Harta Kekayaan Lurah Syerly yang Ucap ‘Ciyee Curhat Dia Bah' ke Warganya di Medan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 2:46 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-01T19:46:41Z
Garudaupdate.COM - Berikut sosok Lurah Paya Pasir, Syerly yang menjadi sorotan setelah melontarkan celetukan saat seorang warga menyampaikan keluhan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

Peristiwa yang viral itu bermula saat Wali Kota Medan, melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke kawasan Jalan Paya Pasir, sekitar kawasan wisata Danau Siombak, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (28/7/2026).

Seorang warga secara langsung menyampaikan keluhannya mengenai maraknya aksi kriminalitas dan minimnya fasilitas umum kepada Wali Kota Medan.

Kedatangan Rico Waas tersebut dimanfaatkan warga setempat untuk menyampaikan berbagai persoalan pelik yang selama ini mereka hadapi di lingkungan tempat tinggal mereka.

Ada seorang warga kemudian berani maju melaporkan situasi keamanan di wilayahnya yang dinilai sangat mengkhawatirkan.

Warga tersebut secara blak-blakan mengadukan minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang membuat kawasan tersebut menjadi sangat gelap gulita pada malam hari.

Tidak hanya sekadar mengeluh, warga tersebut bahkan mengungkapkan fakta bahwa dirinya terpaksa merogoh kocek pribadi demi memasang empat titik lampu penerangan secara swadaya.

Namun, di tengah keseriusan warga menyampaikan aspirasi dan laporan krusial tersebut di hadapan Wali Kota Medan, justru dijawab Lurah Syerly dengan nada menyindir.

Lurah Paya Pasir, Syerly, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, tertangkap basah melontarkan celetukan bernada menyindir dan meremehkan.

"Ciyee curhat dia bahh," ucap Lurah Syerly dengan nada santai di tengah situasi penyampaian keluhan serius mengenai keamanan warga.

Sikap sang lurah itu langsung menuai kecaman keras dari warganet.

Banyak pihak menilai respons tersebut sangat tidak etis, arogan, dan menunjukkan minimnya empati dari seorang pelayan publik terhadap persoalan keselamatan warganya sendiri.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu langkah tegas atau klarifikasi resmi dari pihak Pemerintah Kota Medan terkait sikap kontroversial yang ditunjukkan oleh Lurah Paya Pasir tersebut

Syerly Sempat Didemo Warga
Dikutip dari Tribun Medan, Syerly juga sempat jadi sorotan warga di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Beberapa hari belakangan ini, nama Syerly kerap disebut-sebut warga.

Ia dituding tidak perduli dengan warga korban banjir.

Akibatnya, warga pun demo ke Kantor Camat Medan Marelan di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Selasa (9/12/2025) kemarin.

Warga mendesak agar Syerly dicopot dari jabatannya karena dianggap tidak perduli dengan nasib warga korban banjir.

Tidak hanya itu, ada tudingan bahwa Syerly sempat mengancam warga.

"Saat banjir terjadi di tempat yang parah di Paya Pasir, Lurah enggak hadir, bahkan sewaktu saya datangi Lurah malah ia marah sembari mengancam tak akan ada lagi berikan bantuan ke warga lingkungan kami. Kami memohon kepada Wali Kota Medan agar Lurah Paya Pasir ini digantikan saja," kata Syahdan, warga Lingkungan 8 Kelurahan Paya Pasir saat melakukan aksi.

Walau begitu, belum ada jawaban dari Syerly atas tudingan ini.

Awak media masih berupaya mengonfirmasi Syerly tersebut.

Ia menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dan Magister Administrasi Publik (M.AP.).

Menurut informasi, Syerly juga sempat menjabat sebagai Lurah Terjun.

Bila melihat jabatan yang diemban saat ini, Syerly adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Jabatan Lurah di Indonesia biasanya diisi oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan golongan ruang III/b hingga III/d (Penata Muda Tingkat I hingga Penata Tingkat I), sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural.

Untuk gajinya mulai dari Rp 2.688.500 – Rp 4.415.600, bagi golongan III/b.

Sedangkan golongan III/c ganjinya berkisar Rp 2.802.300 – Rp 4.602.400.

Kemudian untuk golongan III/d gajinya antara Rp 2.920.800 – Rp 4.797.000.

Saat ini, Syerly membawahi 9 kepala lingkungan.

Kebetulan di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan terdapat 9 lingkungan.

Harta Kekayaan
Syerly tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 84.206.010.

Harta kekayaan itu dilaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 13 Februari 2025 untuk periodik 2024.

Berikut ini adalah rincian harta kekayaan Syerly, Lurah Paya Pasir.

II. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 220.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 240 m2/75 m2 di KAB / KOTA KOTA MEDAN , HASIL SENDIRI Rp. 220.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 10.000.000

1. MOTOR, HONDA H1B02N41LOAT Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 10.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp.---

D. SURAT BERHARGA Rp.---

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 7.206.010

F. HARTA LAINNYA Rp.---

Sub Total Rp. 237.206.010

III.HUTANG Rp. 153.000.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 84.206.010

(GU-Red)